Friday, November 11, 2011

Film Review: The Shawshank Redemption (1994)


Bagi sebagian orang yang sering membuka IMDb paling tidak sebagai sumber refrensi atau bacaan pasti sudah tidak asing dengan film bergenre Crime-Drama ini... Ya The Shawshank Redemption menempati IMDb Top 250 di urutan pertama dengan rating 9,2/10 dari 664 ribu user. Mengalahkan The Godfather Series.

The Shawshank Redemption bercerita tentang Andy Dufresne (Tim Robbins) yang masuk penjara akibat tuduhan membunuh istri dan selingkuhan istri-nya. Andy semula di anggap introvert dan sulit beradaptasi dengan lingkungan barunya ternyata justru malah mengagetkan seisi penjara dengan berita pelariannya dari penjara Shawshank.. Cukup banyak twist yang disajikan difilm ini yang mungkin dapat membuat kita berfikir dua kali melihatnya.

Selain dukungan cerita yang benar-benar unik.. The Shawshank Redemption juga didukung dua aktor legendaris Tim Robbins dan Morgan Freeman. Morgan disini menjadi Redd, orang yang sempat mempertaruhkan kenakalan Andy didalam penjara tapi Redd juga sebagai orang paling dekat Andy dipenjara Shawshank. Dukungan dari cast-cast lain juga tidak kalah William Sadler, Clancy Brown dan Gil Bellows juga ikut mengisi peran di The Shawshank Redemption ini. Memang di era 2011 ini mereka sudah tidak sebaik era 1994-nya dulu, tepat ketika film The Shawshank Redemption pertama kali tayang.. Tapi kini mereka patut mengucap syukur karena mereka tergabung dalam cast The Shawshank Redemption film yang cukup banyak mendapat pujian dari pengamat dan kritikus film.


Realita yang terjadi di The Shawshank Redemption sudah hampir mendekati nyata dan karena itulah film ini dinilai menarik. Sinematografi yang apik dan rapih serta eksekusi yang tepat sasaran membuat film ini tidak mudah dilupakan.. Bahkan jujur saya sudah menonton film ini lebih dari 5 kali. Meski belum menjadi film favorit saya tapi setidaknya The Shawshank Redemption cukup mengena bahkan membekas dihati saya.

Cukup disesali memang The Shawshank Redemption tidak meraih satupun piala di Oscar 1995 dari 7 nominasi yang diraih. The Shawshank Redemption masih kalah saing dari Forrest Gump karya Robert Zemeckis.

Film melarikan diri dari penjara memang saat ini bisa dikatakan tidak sedikit. Tapi yang berhasil membuat kita merasakan pahitnya penjara dan nikmatnya keluar penjara hanya The Shawshank Redemption. Meski dengan visual effect yang minimalis karena memang di era 90an masih sedikit film yang sudah melibatkan banyak visual effect didalamnya. Justru dengan itulah kita menikmati film-film di era 90an termasuk The Shawshank Redemption ini, keterbatasan visual effect namun dengan cerita dan unsur intrinsik yang berkualitas.

9,0/10

No comments:

Post a Comment